Google Me on Google+

Pilihan tepat untuk jasa KONSULTAN ISO dan CONSULTANT HSE

Kami memberikan JAMINAN KELULUSAN & MONEYBACK GUARANTEE ( tanpa terkecuali ) yang tertuang dalam kontrak kerja, Harga Terjangkau dan pelayanan PRIMA Lanjut membaca »

TENAGA AHLI YANG BERPENGALAMAN

Didukung tenaga ahli / konsultan ISO yang Profesional dan berpengalaman di dunia industri maupun jasa, Konsultan ISO dan Consultant HSE kami siap membimbing serta membantu perusahaan anda dari awal sampai sukses meraih sertifikasi ISO dan HSE Lanjut membaca »

Layanan Aryasentra Consulting

Konsultasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 22000, OHSAS 18001, serta membantu menyusun dokumen CSMS dan K3LL untuk tender dengan jaminan Kelulusan Lanjut membaca »

Metode dan Bimbingan Konsultasi

Kami mempunyai metode berbeda dengan konsultan iso dan HSE lainnya dalam memerikan konsultasi dengan tujuan pemahaman yang mendalam tentang arti sistem manajemen ISO yang sesungguhnya Lanjut membaca »

 

Category Archives: Konsultasi ISO

Langkah persiapan penerapan manajemen K3

Konsultan K3Setiap system manajemen K3 mempunyai elemen atau persyaratan tertentu yang harus dibangun dalam suatu organisasi. Sistem manajemen K3 tersebut harus dipraktekan dalam semua bidang / divisi dalam organisasi. Sistem manajemen K3 harus dijaga dalam operasinya untuk menjamin bahwa system itu punya peranan dan fungsi dalam manajemen perusahaan.

Langkah – langkah penerapan Sistem manajemen K3 sebagai berikut :

Jangka waktu membuat ISO ?

Jangka waktu membuat ISO

Berapa lama Jangka waktu membuat ISO ?

Proses konsultasi ISOPertanyaan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menyusun ISO 9001 seperti ini selalu ditanyakan, mengenai waktu berapa lamanya semua itu tergantung persiapan dan tujuannya. karna tidak dipungkiri sekarang banyak alasan menerapkan ISO 9001 ini. jika hanya ingin mendapatkan sertifikat tentunya ini akan memakan waktu yang sebentar, tidak sampai sebulanpun ISO 9001 akan didapatkan. Alasan ini biasanya  hanya untuk kebutuhan tender semata dan tentunya dalam implementasi dijamin tidak maksimal karna dilihat dari tujuannya pun cuma sekedar mendapat sertifikat .

Kami Aryasentra Consulting dalam memberikan konsultasi selalu memberikan saran dan masukan kepada semua client agar menerapkan ISO 9001 ini JANGAN HANYA sekedar mendapatkan sertifikat, karna hal ini jika dilihat keuntungan jangka panjang akan merugikan karna perusahaan hanya mendapatkan sertifikat tanpa ada perubahan yang berarti dalam pembenahan sistem manajemennya. sistem manajemen ISO 9001 haruslah di susun dengan baik dan benar sehingga NYAWA dari sistem manajemen ISO 9001 benar-benar didapatkan sehingga mampu memberi nilai lebih terhadap perusahaan / organisasi guna peningkatan kineja perusahaan/organisasi, peningkatan kinerja karyawan dan peningkatan kepuasan pelangan.

Untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001 ada aturannya, bahkan dari badan sertifikasi ISO 9001 yang kredible, terpercaya dan terakreditasi  akan mempersyaratkan untuk bisa diaudit oleh badan sertifikasi ISO 9001, perusahaan / organisasi harus mengimplementasikan sistem manajemen ISO 9001 kurang lebih 1,5 bulan, jika perusahaan/organisasi sudah mengimplementasikan sistem selama 1,5 bulan maka perusahaan / organisasi bisa di audit dan mendapatkan sertifikasi ISO 9001 ini. Oleh karnanya kami dalam memberikan konsultasi  selalu mengambil waktu yang normal dan ideal agar manfaat dan esensi/nyawa ISO 9001 bisa didapatkan yaitu waktu pelaksanaan konsultasi antara 2,5 – 6 bulan.

Bagaimana jika untuk kebutuhan tender yang mempersyaratkan ISO 9001 ?

Memang beberapa perusahaan dalam pelaksanaan tender mempersyaratkan pesertanya untuk mempunyai sertifikat ISO 9001, dalam kontek ini tidak usah panik, hal ini bisa disikapi dengan surat rekomendasi dari badan sertifikasi bahwa perusahaan / organisasi sedang onprogress sertifikasi ISO 9001, surat rekomendasi ini langsung dari badan sertifikasi yang nantinya akan mengeluarkan sertifikat ISO 9001 dimana surat rekomendasi ini biasanya berlaku selama 3- 6 bulan sampai perusahaan siap untuk dilakukan audit dan sukses meraih sertifikasi ISO 9001.

Ingin tahu tahapan-tahapan dalam konsultasi ISO 9001? Klik disini!!

<b>z35W7z4v9z8w</b>

Standard ISO 9001

Standard SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2008

Standard ISO 9001, Clausul ISO 9001Adopsi sistem manajemen mutu ISO 9001 hendaknya suatu keputusan strategis suatu organisasi. Desain dan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 pada organisasi di pengaruhi oleh :

a)        Lingkungan organisasi sendiri, perubahan dalam lingkungan tersebut, dan resiko yang terkait dengan lingkungan tersebut,

b)        Kebutuhan yang berbeda,

c)         Sasaran khusus,

d)        Produk yang di sediakan,

e)        Proses yang di gunakan,

f)          Ukuran dan struktur organisasi

Persyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001 yang di tetapkan dalam standard ISO 9001  ini melengkapi persyaratan untuk produk. Standard sistem manajemen mutu ISO 9001 ini dapat di gunakan oleh pihak internal dan eksternal termasuk lembaga sertifikasi untuk menilai kemampuan organisasi dalam memenuhi persyaratan pelanggan, regulasi dan peraturan perundangan yang berlaku untuk produk persyaratan organisasi sendiri.

Pendekatan Proses

Standard sistem manajemen ISO 9001 ini menyarankan adopsi pendekatan proses saat menyusun, menerapkan dan memperbaiki efektifitas sistem manajemen mutu, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memenuhi persyaratan pelanggan. Agar sistem manajemen ISO 9001 dapat berfungsi secara efektif organisasi harus menetapkan dan mengelola sejumlah kegiatan yang saling berhubungan. Kegiatan atau sejumlah kegiatan yang menggunakan sumberdaya dan di kelola sedemikian sehingga memudahkan transformasi masukan menjadi keluaran, dapat di pertimbangkan sebagai suatu proses. Seringkali keluaran dari suatu proses menjadi masukan langsung dari proses berikutnya.

Penerapan sistem proses dalam suatu organisasi bersamaan dengan identifikasi dan interaksi proses tersebut dengan manajemennya untuk menghasilkan output yang diinginkan, dapat dianggap sebagai “pendekatan proses”. Keunggulan pendekatan proses adalah kendali terus – menerus yang di berikannya terhadap hubungan antar proses secara individu yang ada dalam sistem proses, maupun kombinasi dan interaksi diantara proses tersebut.

Bila di gunakan dalam sistem manajemen mutu ( ISO 9001 ), pendekatan seperti itu menekankan pentingnya:

  • Pemahaman dan pemenuhan persyaratan,
  • Kebutuhan untuk mempertimbangkan proses dalam hal nilai tambah,
  • Memperoleh hasil kinerja proses dan efektifitasnya, dan
  • Koreksi berkesinambungan dari proses berdasarkan pengukuran yang objektif.

Dalam penerapan sistem manajemen ISO 9001 pendekatan yang dipakai pada semua proses . PDCA secara singkat dapat diuraikan sebagai berikut. Pelanggan dan kebijakan organisasi.

Rencanakan ( Plan )   : Tetapkan sasaran dan proses yang di perlukan untuk menyerahkan hasil sesuai dengan persyaratan

Lakukan     ( Do )    :    Penerapan prosesnya

Periksa    ( Check )       :    Pantau da ukur proses dan produk terhadap kebijakan, sasaran dan persyaratan bagi produk dan laporkan hasilnya.

Tindaki   ( Actions )        :    Lakukan tindakan koreksi kinerja proses secara berkesinambungan.

Hubungan ISO 9001 dengan SNI ISO 9004

SNI ISO 9001 dan SNI ISO 9004 merupakan standart sistem manajemen mutu yang telah di desain untuk saling melengkapi, tetapi dapat juga di gunakan secara independent. sedangkan SNI ISO 9001  menentukan persyaratan sistem manajemen mutu yang dapat di gunakan untuk aplikasi internal oleh organisasi, atau untuk sertifikasi, atau untuk tujuan kontrak. Standar tersebut di fokuskan pada efektifitas sistem manajemen mutu dalam memenuhi persyaratan pelanggan.

Kesesuaian ISO 9001  dengan sistem manajemen lain

Selama pengembangan standard sistem manajemen ISO 9001  ini, pertimbangan khusus di berikan terhadap ketentuan dalam SNI 19-140001 untuk meningkatkan kesesuaian kedua standar tersebut sehingga bermanfaat untuk komunitas pengguna. Standard ISO 9001  ini tidak mencakup persyaratan khusus pada sistem manajemen lain, seperti yang khusus pada sistem manajemen lain, seperti yang khusus untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja ( OHSAS 18001 ), manajemen keuangan atau manajemen risiko. Namun, standar ini memungkinkan suatu organisasi menyelaraskan atau memadukan sistem manajemen mutunya dengan persyaratan sistem manajemen terkait. Penyesuaian sistem manajemen yang ada di mungkinkan bagi suatu organisasi agar dapat menetapkan sistem manajemen mutunya memenuhi persyaratan standar ini.

Sumber : badan standard nasional

Baca Juga :

Aryasentra Konsultan, Jasa Konsultan ISO di Jakarta

Konsultan ISO 9001, Consultant ISO 14001, Konsultan ISO 22000 Murah, Berpengalaman dan Bergaransi

Jasa Konsultan ISO,Consultant HSE,ISO 9001 | ISO 14001| ISO 22000 | OHSAS 18001 | Training ISO | CSMS | K3LL | HACCP | Training, Konsultan ISO Murah